Sahabatku, kumohon tetaplah bersamaku, tetaplah berada di sampingku, karna hanya engkau yang mau menamparku saat ku melakukan kesalahan, bukan merasa senang atas kesalahanku, karna hanyau engkau yang setia menemaniku disaat aku terdiam dalam keputus asaan, karna kau selalu berjalan disampingku, walaupun kau bisa berteman dengan teman baru di setiap hari, bulan, tahun yang kau lewati dan kawan tanpa adanya engkau dunia terasa mengerikan.
Jumat, 20 Maret 2015
Sahabat
Hei kawan, maafkan aku apabila aku membuatmu sakit hati, maafkan aku apabila aku tidak bisa membahagiakanmu seperti temanmu yang lain, seperti kekasihmu, namun saat kau merasa gelisah, disaat kau merasa sedih, disaat kau ingin mencurahkan isi hatimu, datanglah kepadaku, kau tidak perlu bingung kepada siapa kau akan bercerita, aku tetap disini, aku akan ada disaat kau membutuhkanku, bukankah itu yang dinamakan sahabat? dimana kita selalu ada disaat sahabat kita membutuhkan kita, selalu berusaha membuat kita tersenyum bahkan sampai melakukan tingkah konyol, selalu mengingatkan kita apabila kita melakukan kesalahan, selalu memberikan bahunya untuk kita saat kita ingin menangis, memberikan pelukan hangatnya saat kita merasa sedih, memberikan senyum manisnya untuk membuat kita tersenyum, mereka yang bisa menebak suasana hati kita, mereka yang selalu memberi kita dukungan positif saat kita terpuruk, mereka yang mengisi kekurangan yang ada dalam diri kita, mereka yang membuat hidup kita lebih ceria.
Sahabatku, kumohon tetaplah bersamaku, tetaplah berada di sampingku, karna hanya engkau yang mau menamparku saat ku melakukan kesalahan, bukan merasa senang atas kesalahanku, karna hanyau engkau yang setia menemaniku disaat aku terdiam dalam keputus asaan, karna kau selalu berjalan disampingku, walaupun kau bisa berteman dengan teman baru di setiap hari, bulan, tahun yang kau lewati dan kawan tanpa adanya engkau dunia terasa mengerikan.
Sahabatku, kumohon tetaplah bersamaku, tetaplah berada di sampingku, karna hanya engkau yang mau menamparku saat ku melakukan kesalahan, bukan merasa senang atas kesalahanku, karna hanyau engkau yang setia menemaniku disaat aku terdiam dalam keputus asaan, karna kau selalu berjalan disampingku, walaupun kau bisa berteman dengan teman baru di setiap hari, bulan, tahun yang kau lewati dan kawan tanpa adanya engkau dunia terasa mengerikan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar